Select Page

Manchester United (MU) telah dijamin tak lagi perpanjang masa kerja Zlatan Ibrahimovic. Hal itu sangat disayangkan dan MU harus memulangkan Ibrahimovic di musim transfer mendatang. Jasa Ibrahimovic kepada MU sangatlah banyak meskipun hanya semusim. Salah satunya, dia menghasilkan gol yang membawa MU jadi juara Community Shield tahun 2016 melawan Leicester City. Ibrahimovic pun berhasil memperoleh 17 gol di liga dan 28 gol pada semua kompetisi. Di 26 Februari tahun 2017, Ibrahimovic pula menghasilkan 2 gol di final Piala Liga. Dia tergolong didalam daftar 6 pemain untuk PFA Player of the Year dan Squad of the Season Liga Europa. Nampaknya berkisar masalah waktu sebelum Ibrahimovic memperpanjang kontraknya di MU paling tidak satu tahun. Jose Mourinho dengan terbuka menyetujui perpanjangan masa kerja. Tetapi sayangnya dia mengalami cedera lutut dan tak jadi diberikan kontrak baru oleh MU. Jika sembuh nanti, MU harus kembali meboyong sang penyerang. Kenapa? Berikut argumentasinya

Ketergantungan pada Lukaku

Romelu Lukaku

Romelu Lukaku

Di Musim lalu, United berjuang demi memecah tim tamu yang bermain kokoh di Old Trafford untuk memperoleh 1 poin. Pola itu sangatlah sama, seperti hasil 1-1 Stoke, 0-0 Burnley, 1-1 West Ham, 0-0 Hull, 1-1 Bournemouth, 0-0 West Brom, dan 1-1 Swansea. Pastinya bahwa United memerlukan penyerang seperti Lukaku demi mengganti hasil imbang ini jadi kemenangan. Tetapi, mereka tidaklah bisa ambil risiko untuk terus handalkan sesosok Lukaku. Ketergantungan United kepada Ibrahimovic di masa lalu sangatlah mencolok. Kenyataannya tidaklah ada pemain lain yang menghasilkan atau malah separuh dari 28 gol Zlatan dari semua kompetisi. Kehadiran pemain berumur 35 tahun itu dapat membebaskan tekanan ke Lukaku. Dia pun dapat jadi duo tangguh di ujung tombak Man United di musim depan.

Griezmann Baru bersedia di Musim Depan

Zlatan Ibrahimovic resmi memiliki status tanpa klub semenjak 1 Juli tahun 2017. Cidera dan usia yang telah mencapai 35 tahun membuat MU tidak mau memperpanjang masa kerja Ibrahimovic yang habis pada 30 Juni 2017. Bukan lagi rahasia jika United bernafsu amankan jasa Griezmann demi jadi duet Lukaku. Tetapi sayangnya, dia sudah nyatakan dirinya bertahan di Atletico dan baru tersedia pada musim panas tahun depan. Larangan transfer Atletico sebagai hambatannya. Atletico membuai Griezmann untuk teteap bertahan dan itu berhasil. Nah dengan di datangkannya Ibrahimovic untuk satu musim cukup sebagai opsi yang Bagus. Hal ini hingga menunggu Griezmann sungguh-sungguh tersedia.

Pertimbangan Komersial

Zlatan Ibrahimovic merayakan gol ke gawang Sunderland saat lanjutan Premier League di Old Trafford Stadium, (26/12/2016). Nama Zlatan Ibrahimovic di jersey MU jadi yang terlaris pada musim lalu. Dia adalah nomor 2 paling banyak terjual di seluruh musim lalu di Liga Inggris. Ibra hanya kalah dari Paul Pogba yang awalnya pecahkan rekor transfer. Dia merupakan salah satu pesepakbola sepak bola yang paling populer di seluruh dunia. Jelas, tidak hanya bakal dapatkan tenaga dan kelihaian Ibra, MU dapat memperoleh keuntungan lagi. Pastinya, mereka dapat datangkan dengan tanpa uang sepeser pun.

Mentalitas Ibrahimovic

Striker MU, Zlatan Ibrahimovic, ketika tampil menghadapi Anderlecht pada laga di Liga Europa di Stadion Old Trafford, Manchester, Kamis (20/4/2017). “Tidak ada striker lain di dunia yang dapat masuk dan menolong saya berlatih begitu banyak. Tidaklah ada hal lain yang dapat kami pelajari mengenai sepakbola dan mentalitas dari dia,” ujar Rashford kepada Ibrahimovic,di bulan April tahun 2017. Di tahap kariernya ini, Rashford tentu sangatlah memperoleh pengalaman berharga dari Ibra yang merupakan mentornya. Tak cuma hanya Rashford, mentalitas keunggulan Ibrahimovic pun akan menjalar ke semua skuad. Dengan Wayne Rooney yang telah pergi, Jose tidaklah mengambil risiko kekurangan sosok di ruang ganti. Ibra dapat jadi pembeda.

Usia Bukan Halangan

Baiklah, cukup sedikit sulit untuk benar-benar mengerti statistik berikut. Zlatan Ibrahimovic menghasilkan 232 gol didalam 528 debut sebelum berumur 30 tahun. Seusai berumur 30 tahun, dia justru sukses menghasilkan 250 gol hanya dalam 308 laga. Tidak sedikit anggapan, pesepakbola akan matang dan di karier puncaknya ketika berumur sekitar 27 tahun. Tetapi Zlatan, mempunyai spesimen sepakbola yang luar biasa yang rupanya semakin baik sejalan bertambahnya usia. Tua-tua keladi, begitulah Ibra. Kian tua, dia justru sanggup mempergunakan pengalamannya dengan pintar. Dia takkan mau berlaga adu cepat untuk peroleh bola dan memutuskan beradu fisik dari bek lawan.

Divi WordPress Theme