Marco Asensio
Marco Asensio

Pesepakbola Ini Tak Diprediksi Sebagai Tulang Punggung Klub La Liga

Posted on

Selebrasi Marco Asensio setelah menceploskan bola ke gawang Bayern Munchen disaat Perempat Final Liga Champions 2017 di Santiago Bernabeu, Spanyol, Rabu (19/4). Madrid taklukkan Munchen dengan skor 4-2 melalui perpanjangan waktu. La Liga Spanyol 2017-2018 akan segera terhelat. Bintang-bintang semacam Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi tentunya bakal memperlihatkan kepiawaiannya pada musim depan. Namun begitu, musim depan La Liga boleh saja disepakati oleh para pesepakbola yang tak terduga. Mereka malah dapat jadi salah satu tulang punggung klub-klub di kejuaraan level teratas Spanyol itu. Sebenarnya, ada sejumlah pemain berbakat di La Liga, tetapi mereka tidak memperoleh banyak panggung. Ada hal yang harus dilakukan mereka, yaitu mengerahkan seluruh sihirnya untuk menyulap musim depan begitu istimewa. Para punggawa muda ini sejak La Liga di musim lalu sanggup bersinar dan mendapatkan peluang berkompetisi secara reguler. Musim depan, mereka yang awalnya tak diprediksi akan jadi tulang punggung, dapat berupaya mengulangi keberhasilan. Kemudian, siapa saja punggawa itu? Berikut ini daftarnya

Inaki Williams

Sebagai punggawa kulit hitam pertama yang menghasilkan gol untuk Athletic Bilbao, Inaki Williams mempunyai potensi besar pada musim depan. Dia mempunyai kecepatan, kelincahan, keterampilan dan kekuatan yang berbeda. Pemain berusia 23 tahun itu tidaklah hanya gemar berlari dengan bola, namun kuat pula didalam duel udara. Meskipun dengan alami sebagai striker, Williams terpaksa memperlihatkan fleksibilitasnya musim lalu dengan bermain di sayap. Itu akibat kecerdasannya membantu memberi passing bagi rekan setimnya di lini tengah. Kenyataannya, ia dapat langsung menyumbang 10 gol didalam 31 kesempatan tahun lalu. Ini bisa sebagai musim pembuktian bagi pesepakbola kelahiran Spanyol berpaspor Ghana ini ke level baru.

Lucas Hernández

Pemain berusia 21 tahun itu secara perlahan dikenalkan ke dunia sepak bola musim lalu ketika Diego Simeone memercayakan 13 debut liga. Lucas Hernández merupakan sample dari banyak talenta, antara lain semua bek Atletico. Dia sangatlah kompeten didalam mempertahankan pergerakan lawan dan sanggup beradaptasi cepat yang ada didalam sebuah sistem. Dia menonjol di udara dan kuat pada tekel. Tidak sama seperti kebanyakan bek Atletico, Hernández sangatlah percaya diri mengadopsi bola dan gemar membantu penyerangan ke lini tengah. Di usia 21 tahun, Hernández cukup prima dan siap dijadikan sebagai bek tengah teratas.

Laporte Aymeric

Laporte menjaga akurasi lulus 84% di musim lalu. Di usia 23, Laporte belakangan ini jadi perhatian klub-klub besar Eropa melalui penampilannya bersama dengan Athletic Bilbao. Pikirkan saja, seorang bek dapat mencatatkan 84% akurasi operan. Laporte menang didalam segala hal yang musti dipunyai bek. Dia lihai didalam duel udara, tackling, marking, interceptions dan passing out dari belakang. Performanya yang secara konsisten mendominasi tahun lalu dan menyokong memotivasi Athletic Bilbao finis ke7. Saat ini Laporte mempunyai fondasi yang sesuai untuk balik jadi tulang punggung klubnya.

Saul Niguez

Saúl sudah mempunyai nama yang akrab di sepak bola Spanyol selama beberapa musim belakangan. Akan tetapi, permainannya terbilang belum begitu konsisten. Terakhir pemain Spanyol itu sepertinya Sering mencari jati diri. Dia menjelma dari gelandang yang Sering melebar jadi gelandang bertahan, dan sekarang kembali jadi gelandang yang memiliki jangkauan luas. Pemain tengah itu sudah jelas spesial ketika mengerahkan penampilan profesionalnya di usia 17 tahun pada 2012. Kecenderungannya demi mencari bola dan kerja keras merupakan alasan sebabnya dia akan memperlihatkan terhadap dunia bakal jadi The Next Arturo Vidal.

Marco Asensio

Bersiaplah, sebab Marco Asensio akan menghantarkan kejutan ke dunia. pada Musim lalu, Zinedine Zidane secara perlahan mengenalkan keajaiban pada dunia dengan memberinya 11 starter di La Liga, dan dia berhasil mencetak 3 gol. Dengan pesepakbola seperti James Rodriguez dan Alvaro Morata sekarang ini pindah, ada lebih banyak ruang untuknya agar sukses di Bernabeu. Telah jelas Zidane membuktikan dia bernilai dan keahliannya berlaga di manapun menjadikannya jadi aset berharga. Penilaian klub terhadap pemain asli Spanyol tersebut dapat dilihat dari fakta bahwa Florentino Perez mengikat Asensio ke kontrak baru. Bahkan El Real memasukkan klausul pembelian 300 juta pound sterling ke dalam kontraknya saat ini.